Ketika mempersiapkan ujian CFA saya beberapa tahun lalu , saya sering bertanya-tanya apakah ada makanan otak untuk belajar yang dapat meningkatkan konsentrasi saya .
Hal ini menghasilkan beberapa percobaan dan perubahan dalam asupan makanan saya.
Dan aduh, betapa bedanya – seolah-olah awan tebal yang menyumbat otakku terangkat seketika! Konsentrasiku meningkat tiga kali lipat, dan konsep-konsep secara ajaib menjadi lebih mudah dipahami. Itu bukan kebetulan belaka.
Yuk, cari tahu cara kerjanya dan apa saja makanan super untuk belajar yang patut kamu coba!
- 4 Nutrisi yang Dibutuhkan Otak Anda
- Glukosa
- Lemak yang tepat
- Asam amino
- Antioksidan
- 15 makanan terbaik untuk otak agar bisa belajar dan lebih fokus
- Alpukat – beri nutrisi pada otak Anda
- Pisang – penambah daya ingat
- Kacang – bahan bakar berpikir
- Blueberry – agen pembersih
- Beras Merah – fokus makanan
- Kopi – adrenalin memuncak
- Cokelat hitam (>70%) – camilan studi
- Telur – peningkat suasana hati
- Kacang – vitamin alami
- Sayuran berdaun hijau – energi & kejernihan
- Oatmeal – memberi tenaga pada hari Anda
- Salmon – dapatkan bentuk pertarungan
- Biji – kapsul penuh nutrisi
- Teh – meningkatkan produktivitas
- Tomat – tingkatkan kekebalan tubuh Anda
4 Nutrisi yang Dibutuhkan Otak Anda
Segitiga ajaib untuk meningkatkan produktivitas kerja dan belajar bukanlah rahasia: tidur malam yang cukup , olahraga , dan asupan makanan.
Namun, makanan tidak diciptakan sama. Makanan super yang membantu Anda fokus memperoleh statusnya karena memiliki kandungan nutrisi yang padat dalam satu atau lebih hal berikut yang baik untuk otak Anda:
Glukosa
Sumber bahan bakar otak yang membuat kita terus beraktivitas sepanjang hari. Kuncinya di sini adalah seberapa cepat glukosa dilepaskan ke dalam aliran darah kita.
Yang Anda butuhkan adalah yang melepaskan energi secara lambat dan berkelanjutan , karena memberikan fokus yang lebih baik dan tingkat perhatian yang lebih tinggi (tidak ada kadar gula tinggi dan efek samping yang parah).
Indeks glikemik (GI) menunjukkan seberapa cepat makanan terurai menjadi gula dalam aliran darah Anda. Makanan dengan GI tinggi meningkatkan kadar gula darah lebih banyak daripada makanan dengan GI sedang hingga rendah. Namun, GI adalah ukuran kualitas karbohidrat, bukan kuantitas (distandarkan per 50g karbohidrat) .
Beban glikemik (GL) adalah alat yang lebih akurat untuk digunakan karena mengukur kekuatan peningkatan gula darah per porsi makanan . Singkatnya, GL membantu Anda memilih ukuran porsi yang tepat, sementara GI membantu Anda membedakan antara pilihan karbohidrat yang baik dan yang buruk. Semakin rendah setiap angka, semakin kecil pengaruhnya terhadap kadar gula darah.
Contoh yang bagus untuk menggambarkan perbedaannya adalah semangka – semangka memiliki GI tinggi yaitu 72, tetapi GL rendah yaitu 7. Mengapa? GI tinggi didasarkan pada 5 cangkir semangka (untuk 50g karbohidrat), bukan ukuran sajian sebenarnya yaitu 1 cangkir. GL rendah berarti satu sajian semangka tidak mengandung banyak karbohidrat, karena sebagian besarnya adalah air, yang berarti satu sajian semangka tidak akan banyak berdampak pada gula darah Anda.
Lemak yang tepat
Lemak telah (dan masih) disetankan secara salah.
Pola makan yang kaya akan lemak tak jenuh dalam jumlah yang tepat sangat penting untuk berpikir jernih, mengingat dengan baik, dan menjaga suasana hati yang seimbang. Bagaimanapun, otak kita terbuat dari lemak.
Lemak tak jenuh adalah yang terbaik di sini. Lemak ini adalah lemak cair pada suhu ruangan dan sebagian besar berasal dari tumbuhan. Ada 2 jenis: asam lemak mono dan polijenuh. Yang pertama membantu sirkulasi darah yang lebih baik, yang kedua memperkuat sinapsis di otak Anda yang terkait dengan memori.
Sinapsis di otak menghubungkan neuron dan menyediakan fungsi penting untuk pembelajaran dan memori. Kalori berlebih – terutama dari makanan cepat saji atau junk food – mengurangi fleksibilitas sinapsis dan meningkatkan kerentanan sel terhadap kerusakan dengan menyebabkan pembentukan radikal bebas.
Kurangi konsumsi lemak jenuh , yang berbentuk padat pada suhu ruangan dan cenderung berasal dari hewan. Lemak jenuh yang berlebihan menyebabkan peningkatan kolesterol.
Penyebab terburuknya adalah lemak trans , yang merupakan lemak terhidrogenasi yang diproses agar memiliki masa simpan lebih lama, yang umum ditemukan dalam makanan olahan, kue, dan pastri. Cara terbaik adalah dengan membaca label nutrisi untuk mengetahui kandungan lemaknya.
Asam amino
Asam amino merupakan bahan pembangun jaringan otak Anda.
Mereka membantu menghubungkan neurotransmiter yang penting untuk menjaga otak tetap tajam, meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan melawan kelelahan akibat stres.
Nutrisi ini berlimpah dalam makanan kaya protein seperti ikan, daging, telur, keju, lentil dan yoghurt.
Antioksidan
Antioksidan adalah penyelamat yang membantu mengurangi kerusakan harian akibat ‘keausan’ pada sel-sel otak.
Mereka mendukung kesehatan pembuluh darah dan kemungkinan membantu memperbaiki neuron dan kerusakan yang terkait dengan penuaan serta meningkatkan kekebalan tubuh – sangat bagus untuk menjaga kondisi tubuh Anda tetap prima sebelum ujian.